Setiap hobi pasti membawa kepuasan tersendiri bagi masing-masing orang

Begitu pula, dengan hobi yang satu ini….

Sekitar tahun 2005-2006, aku sangat menyukai olahraga panjat tebing. Kebetulan aku pada saat itu aktif di Wanala Unair.

Hobi yang terdengar aneh mungkin bagi sebagian orang, kenapa ?

Ada yang bilang bahaya, kalau jatuh sakit, capek, takut ketinggian, dan alasan lain2 nya.

Tapi, jika anda sudah jatuh cinta, dan tahu bagaimana rasanya memanjat tebing, anda pasti ketagihan…

Pada saat memanjat, anda akan merasakan kepercayaan diri yang sungguh luar biasa, disertai rasa egois yang sangat dominan tentunya, karena kita menikmatinya sendiri, tidak dibagi bersama orang lain…

Segala kemampuan kita, menyangkut teknik, mental, fisik serta didukung alat yang memadai menjadi sebuah faktor yang penting dalam kesuksesan olahraga ini.

Jika anda tahu bagaimana safety procedure yang digunakan, anda akan mengatakan olahraga ini ternyata memang aman (tidak berbahaya)

Beberapa kasus kecelakaan di panjat tebing memang ada, hal itu terjadi, kebanyakan karena kesalahan dari si individu yang memanjat sendiri, entah teledor, persiapan kurang atau meremehkan jalur yang di panjat.. (human error)

Dari panjat tebing itu pula, anda banyak dilatih untuk menjadi orang yang sabar, karena di teriknya mentari dan energi yang terkuras, kita dituntut dengan sabar untuk tetap fokus, berpikir secara jernih dan tidak emosi saat proses memanjat.

Seperti kehidupan sehari-hari, dalam memanjat dibutuhkan keterampilan yang terlatih serta strategi yang matang, tidak ada beda dengan dunia nyata yang kita jalani sehari-hari. Puncak tebing yang kita panjat, layaknya target akhir dalam suatu karier, entah kuliah, entah kerja. Kita harus konsisten untuk mencapai target itu, tentunya dengan beragam tantangan yang dihadapi, kita dituntut untuk bertahan dan menyelesaikan hingga akhir.

Hingga jatuh cintanya pada olahraga yang satu ini, pada tahun-tahun tersebut, saat saya sedang suntuk, obat yang efektif ya manjat. Manjat di wall climbing-kampus C Unair.

*tidak aneh tentunya bagi saya

Tapi itu berlangsung tidak lama, karena tahun berikutnya, saya hanya disibukkan dengan kepentingan organisasi (manajerial), sehingga porsi untuk panjat pun menjadi berkurang banyak.

Dan foto2 ini merupakan doumentasi tahun 2007, saat aku mengikuti latihan gabungan panjat tebing se-Jawa Timur yang diadakan pecinta alam Unmuh Gresik, bertempat di tebing Surowiti-Gresik.

Sekarang, aku rindu kembali menjamah point-point di wall kampus C.

Sebagai obat kerinduan, sesekali setelah aku jogging, aku melakukan bouldering, lumayan juga, walaupun tenaga dan kemampuan sudah tidak seperti dulu lagi …:)

Yang penting, aku menikmatinya🙂