Search

dicky berbagi cerita

sejenak bersandar di guratan senja

Category

review & others

O Jamur Waru-Sidoarjo

Adalagi tempat menarik untuk bersantai yang dekat Surabaya, namanya O Jamur. Letaknya di Jl. Brigjend Katamso 270, Waru. Persisnya 500 m sebelum Rewwin kalau kita dari arah pabrik paku.

Tempat ini patut saya rekomendasikan, karena menawarkan suasana yang sejuk dan teduh, karena terdapat kolam ikan dan angsa serta banyaknya pohon yang tertata rapi. Dari namanya kita bisa simpulkan bahwa menu andalan adalah jamur, yang dapat kita nikmati dalam bentuk tumis, goreng atau yang sudah berwujud snack :), selain itu terdapat petak khusus untuk budidaya jamur yang digunakan untuk bahan baku utama.

Kita bisa duduk lesehan atau di kursi yang terbuat dari kayu serta bamboo yang nyaman, sambil melihat pemandangan hijau memanjakan mata.

Jpeg
Kolam angsa, berada di tengah-tengah lokasi

 

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg
Sisi kanan adalah tempat lesehan berada

 

 

Jpeg
Rak untuk budidaya jamur
Jpeg
Bangunan untuk budidaya jamur

 

Advertisements

Momen terindah bersamamu (2)

Tidak ada kata terlambat untuk share foto resepsi ini, karena kami merasa perlu mengucapkan terima kasih atas support dan doa teman2, saudara, tetangga, dll yang menyempatkan waktu untuk hadir.

Buat temen kantor saya, maaf tidak ada foto bareng2 karena terlewat saat bacain list untuk sesi foto. Dan saya baru inget saat semuanya udah pada kabur #piss

Acara berjalan dengan lancar alhamdullilah. Pihak dekor, rias, makanan, MC, maupun fotografer bekerja dengan maksimal dan memberikan yang terbaik saat hari H. Semoga pihak-pihak yang membantu lancar resepsi kami, diberikan kesehatan dan dapat job banyak 🙂 Amiin

IMGP0197

IMGP0206

IMGP0209

Garda depan 'penerima tamu'
Garda depan ‘penerima tamu’

IMGP0241

Selamat menikmati
Selamat menikmati
Teman istri saya
Teman kerja istri saya
Teman kos saya
Teman kos “Vury”
Teman Wanala
Teman Wanala
maturnuwun nggih sedoyo
maturnuwun nggih sedoyo
Teman Komunitas Insan Baca Sby
Teman Komunitas Insan Baca Sby

IMGP0449

 

Momen terindah bersamamu (1)

Alhamdulillah, tepat 6 bulan sudah kami sah menjadi suami istri. Dengan semakin bertambahnya usia perkawinan kami, banyak rencana positif yang kami pikirkan, ya tentunya untuk mengeksekusinya tidaklah mudah tetapi setidaknya dengan kerja keras (dan cerdas) semoga Allah mengabulkan.

Ini adalah momen-momen paling membahagiakan saat lamaran dan akad nikah, yang berlangsung secara sederhana dan berkesan tentunya.

lamaran (5)

lamaran (4)

lamaran (3)

lamaran (2)

Pengiring saat lamaran
Pengiring saat lamaran
Bukti sah nya adalah ini hehe
Bukti sah nya adalah ini hehe

akad nikah (8)

Alhamdulillah lancar dan gak ngulang :)
Alhamdulillah lancar dan gak ngulang 🙂

akad nikah (6)

akad nikah (5)

akad nikah (4)

Mas kawin
Mas kawin

akad nikah (2)

Para pendukung acara. Terima kasih banyak semuanya
Para pendukung acara. Terima kasih banyak semuanya

Kejutan dari istri (lagi dan lagi)

Sabtu, adalah hari dimana kerja cuman setengah hari dan bisa pakai jeans, kaos oblong. Seperti biasa, habis ritual ceklok buat absensi, saya sarapan. Kali ini masak makaroni sayur 🙂

Lanjut ke meja kerja buka tas, dan maunya keluarin laptop eh ternyata ada bungkusan coklat yang tertera atas nama saya, pengirimnya bukuunik,,bingung??? jelas iya !!

Kontan saya penasaran, biasanya paket datang, pihak security selalu beritahu, lhah ini kok udah di dalam tas saya. Kemudian saya membuka nya, dan ternyata isinya ‘luar biasa’ mengejutkan, karena ternyata sebuah mini kliping buatan istri saya, betapa terkejut karena isinya berupa rangkaian cerita awal komunikasi kita berdua sampek akhirnya resmi menikah.

Betapa saya bahagia dan senyum2 sendiri, bayangin ketelatenan istri saya untuk kumpulin email, fb, foto pertemuan, dll. Kata-kata yang dirangkai pun bagus, saya jadi merasa pagi ini adalah berkah, jadi mengingat dan membaca cerita di buku tersebut, bisa haha hihi dibuatnya. Kesan romantis pun muncul 🙂

Terima kasih, sayangPhoto1983 Photo1984

HIburan akhir pekan Surabaya :)

Surabaya semakin berbenah 🙂

Yup, memang betul kota yang saya singgahi ini memang semakin berkembang, penghargaan demi penghargaan diraih atas prestasi yang dicapai, termasuk yang terakhir adalah Socrates Award dari Europe Business Assembly (EBA) dan penghargaan ini menunjukkan Surabaya sebagai kota yang layak dihuni untuk jangka panjang karena mempunyai inovasi yang matang untuk masa mendatang.

Bukan hanya di atas kertas, kenyataan di lapangan memang bisa dibuktikan. Kita dapat melihat banyaknya taman kota yang asri serta wahana mainan anak yang bisa di akses gratis oleh warga Surabaya. Tentunya solusi ruang terbuka hijau tersebut adalah alternatif hiburan warga kota selain mall yang semakin menjamur tentunya, bagi saya keberadaan taman sangat penting bagi kembang tumbuh seorang anak karena memberikan kontribusi bagi pola pikir dan kebiasaan bergerak aktif dan bersosialisasi di tengah gempuran gadget canggih yang membuat seorang anak ketagihan main (tapi hanya duduk dan tidak bergerak aktif hehe)

Salah satunya adalah taman flora (ex Kebun Bibit) dan taman prestasi (Genteng kali) yang menjadi langganan warga datang dan menikmati akhir pekan bersama keluarganya. Taman Flora kini memiliki koleksi rusa yang banyak, yang di taruh di kandang terbuka, sehingga bisa dilihat secara langsung oleh pengunjung. idak hanya itu, dibeberapa titik juga terdapat TOGA (tanaman obat keluarga) yang di rwat rapi, hal ini merupakan sisi edukatif yang perlu di acungi jempol, tempat menarik lainnya adalah sudut baca yang berada di tengah taman, yang memberikan angin segar bagi pengunjung yang gemar membaca.

Image

Image

Image
Jogging sangat cocok disini 🙂

Lain halnya dengan taman prestasi, tempat ini menyajikan pilihan wisata air dengan menggunakan perahu motor yang berkapasitas 25-30 orang. Dengan biaya per kepala Rp 4.500 kita dapat menikmati perjalanan di sungai Kalimas selama 20 menit dari taman prestasi sampai dengan jembatan sebelum Undaan.

Image
Sungai Kalimas
Image
Antrian naik perahu
Image
Sebuah kelompok latihan dayung menggunakan perahu karet

 

Wah hampir ada yang kelewatan, saya akan sertakan juga foto taman lansia yang berada di dekat raya Gubeng (jl. Kalimantan), setiap pagi banyak orang yang jalan-jalan dan memanfaatkan bebatuan yang ada untuk refleksi 🙂

tmn lansia (1) tmn lansia (2)

 

UPT Pelayanan Sosial Asuhan Balita Terlantar

Sebuah rencana yang mulia, dikemukakan istri saya pada saat kami makan malam bersama. Dia dan teman baiknya Ed, merencanakan mengadakan pengumpulan dana dan barang untuk membantu sebuah panti, yang menampung anak-anak terlantar.

Berlokasi di Sidoarjo tepatnya di Jl. Wolter Monginsidi No. 25, tempat ini menampung anak-anak yang masih balita, yang keberadaan orang tuanya banyak tidak diketahui. Hal ini dikarenakan kebanyakan dari mereka, ditinggalkan secara tidak bertanggung jawab oleh orang tuanya di jalanan pada saat setelah dilahirkan, entah mungkin karena hasil hubungan gelap, ada permasalahan ekonomi atau juga bisa karena si anak yang mempunyai kelainan secara fisik.

Jumlah anak balita yang banyak ini, ditempatkan di tempat tidur yang saling terpisah, dan diberikan pembatas kayu (semacam rak) agar si anak tidak jatuh dan mempermudah pengawasan. Kami ber-enam (saya, istri, Ed dan satu keluarga temannya) mengunjungi panti dengan membawa beberapa bahan makanan dan popok bayi yang sebelumnya kami kumpulkan. Bagi kami mengumpulkan dana bantuan untuk membantu mereka adalah sebuah bagian dari proses untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama. Lain sisi yang muncul adalah rasa bahagia dan haru, karena bisa melihat langsung anak-anak lucu tak berdosa tersebut tinggal bersama di panti dengan penuh keceriaan. Disini peran suster disana sangat besar, pekerjaan mereka sangat mulia dan semoga petugas disana diberi kesehatan selalu. Amin.

Cek juga : http://dinsos.jatimprov.go.id/profil_upt/index.php?mode=profil&upt_id=8

Suasana panti
Suasana panti

panti anak

Tidurnya lucu he
Tidurnya lucu he
Salah seorang pengasuh (baju merah) bersama anak-anak yg dirawat
Salah seorang pengasuh (baju merah) bersama anak-anak yg dirawat

 

Potensi bisnis di Surabaya

Ada 2 hal menarik, bagi saya yang sedang hangat juga dibicarakan di media. Yakni mengenai perkembangan bisnis di Surabaya, yang meliputi properti dan kuliner.

Kini semakin banyak developer yang membangun perumahan, apartemen, hotel, kondominium, mall, dll hal ini menunjukkan bahwa Surabaya menjadi salah satu magnet bagi para pengusaha maupun investor untuk mengembangkan bisnisnya karena potensi penyerapan pasar yang masih besar di sektor hunian maupun para investor di sektor properti.

Tidak hanya properti, bisnis kuliner pun menjadi pilihan menarik saat ini. Dengan naiknya kemampuan konsumsi rata-rata warga Surabaya, maka banyak pebisnis yang melirik potensi ini, hal ini terlihat semakin banyaknya dibuka restoran maupun cafe baik di tengah kota maupun di pinggiran.

Kupas bisnis @Spazio
Kupas bisnis @Spazio
Pemaparan blueprint REI @Grand City
Pemaparan blueprint REI @Grand City
Perwakilan BTN (Dirutnya)
Perwakilan BTN (Dirut)

Semoga lekas sembuh, Pak Tojo (18/10/2011)

Melihatnya terbaring sakit di atas ranjang, di sebuah rumah sakit (Husada Utama). Perasaan kasihan dan ingin tertawa muncul bersamaan, walaupun perasaan sedih menjadi yang dominan. Ingin tertawa “bukan menertawakan (maksudnya)’’ muncul karena bapak yang satu ini memang tidak selayaknya terbaring tak berdaya, mengingat kesehariannya memang orang yang sangat bersemangat dan punya joke-joke yang lucu dan terkadang garing, padahal usia juga tidak muda lagi (lansia).

Ya, Stroke. Walaupun masih gejala, tangan dan kaki kanan pak Tojo pun untuk sementara lumpuh, dan penyakit tersebut mampu membuat senyum dan keriaangan beliau hilang. Gurat wajah kesedihan beliau terlihat begiu jelas, walaupun saya juga sesekali bercanda untuk bercerita tentang kenangan beliau semasa aktif membina Wanala. Beliau adalah orang terlama yang membina Wanala, sejak tahun 80’an beliau sudah aktif, dan hingga usia pensiun beliau, setelah purna tugas mengajar di FISIP Unair. Tapi, walaupun sudah pensiun, beliau ternyata masih sering terlihat mengajar di Stikosa AWS dan UPN, dan aku pernah lihat juga bawa sepeda motor sendiri, luar biasa berani (kenapa???maklum, di jalanan kota ini kan banyak pengendara yang kurang berhati-hati saat mengendarai motornya).

Beberapa hal yang bisa diingat dari beliau salah satunya adalah Jati mas. Tanaman tersebut diberikan saat Wanala melaksanakan diklat pada tahun 2008, beliau menamai angkatan Jati mas, dan sebagai simbolnya adalah ditanamnya sebuah pohon Jati mas yang di letakkan di depan gedung UKM yang lama, di kampus B. Entah sekarang, pohon itu masih ada atau tidak, terakhir melihat ya tahun lalu, pohon itu terlihat tumbuh tinggi sekitar 4 meter.

Beliau adalah panutan banyak orang, antar generasi di Wanala. Setiap anggota pasti kenal beliau sebagai orang yang berjasa banyak dalam perkembangan organisasi hingga usia 37 tahun saat ini, hingga menghasilkan berbagai prestasi di bidang kepecintaalaaman serta ilmiah. Setiap orang pasti tahu, bahwa wajah beliau tidak pernah berubah dari dulu, saya bisa lihat foto lamanya, dan terlihat orangnya juga tidak jauh berbeda dengan yang dulu, rambut putih, tersisir ke arah belakang rapi, dan juga botak  serta kacamata besar bening yang setia bersamanya.

Pertama kenal beliau dulu, sekitar tahun 2005, dan heran melihat beliau. Mengapa?? Beliau sangat ramah dan senang bercerita, tapi pembawaannya yang santai tersebut membawa saya dan teman-teman saat itu pada keakaraban yang hangat, bersama beliau kesan formal antara yang muda dengan yang tua juga hilang. Hingga suatu ketika, kami berkendara 1 mobil bersama, tak disangka kalau beliau malah lebih suka menggoda cewek cantik, yang kebetulan berpapasan dengan rombongan kami saat itu, kami hanya bisa hahahihi melihat tingkah polah nya, padahal yang muda hanya bisa ‘menikmati’ cewek tersebut dalam lamunan saja dan menggoda dalam hati. Dan itu tidak terjadi sekali saja, tetapi sering saat kita berkumpul santai di dekat parkiran UKM kampus B, dan hanya kalimat-kalimat gombal beliau yang direspon cewek-cewek yang lewat (ya jelas dung, udah dosen, senior pula), dan si cewek pun hanya bisa mesam mesem malu, beda dengan kalo kita yang godain thoh, pasti di cuekin (ya mesti.,lha, jaman itu kami jarang mandi….haha)

Dan, hingga hari ini aku masih bisa ingat, bagaimana kami berdiskusi banyak tentang suatu program, tapi tidak satu pun yang jadi kenyataan, mungkin kurang berjodoh karena banyak pendapat dari beliau yang tidak aku gunakan…hehe. Bukannya tidak bagus, tapi memang benar-benar sudah banyak program dan ide yang antri di kepala. Satu hal yang masih aku inget, saya juga punya hutang kepada beliau untu memberi foto rapat Wanala yag ada beliau di dalamnya, karena seingatnya, beliau tidak punya, yang ada hanya foto-foto di kegiatan alam bebas.

Semoga lekas sembuh pak Tojo.

Tuhan memberkati.

Tahun baru 2013

Perayaan tahun baru, sengaja kami memilih ke Pujon untuk berkunjung ke rumah bang Ali, yang merupakan tempat taman bacaan masyarakat ‘Komunitas Balai Gunung Kawitan’ yang juga anggota jaringan Insan Baca Surabaya.

Kami memilih rute Pacet-Cangar-Batu-Pujon untuk berangkat, ya tentunya untuk menghindari kemacetan di jalan karena banyak orang yang juga akan merayakan tahun baru di Malang dan Batu.

Selain itu, pemandangan yang indah serta kesejukan udara menjadi bonusnya. Walaupun hujan di perjalanan, menemani kami berdua.

Di taman depan rumah bang Ali
Di taman depan rumah bang Ali
Sebelah kanan itu bang Ali
Sebelah kanan itu bang Ali

Photo0980

Gambar di atas merupakan salah satu halaman rumah pak Syaiful, ketua RT 12 Di desa Madirdo gang Macan Kec. Pujon yang dijadikan bang Ali sebagai sudut baca, yang mana diperuntukkan untuk ibu-ibu PKK yang setiap bulan mengantri untuk Posyandu dan cek kesehatan.

 

di tengah sawah, habis jalan2 di pagi hari
di tengah sawah, habis jalan2 di pagi hari

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑